article POSTED BY MUHAMMAD IRVAN POSTED ON
11/16/2013
Dampak
Globalisasi -
Globalisasi ialah bebasnya keterkaitan sosial dan saling membutuhkan antar
wilayah negara di dunia bahkan antar manusia sehingga semakin menyempitkan
batas - batas antar Negara. Sedangkan menurut Achmad Suparman, globalisasi
merupakan suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri
dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah. Maka dari itu
timbul harapan kepada masyarakat dan pelaku industri yang harus siap menemui
pengaruh yang terjadi dari globalisasi terutama pengaruh
globalisasi pada ekonomi Indonesia.
Salah
satu contoh globalisasi yang bisa kita rasakan saat ini adalah pasar bebas.
Tentu hal ini tak terlepas dari pengaruh yang akan ditimbulkan baik positif dan
negatif. Pengaruh postif globalisasi diantaranya :
- Meningkatnya produksi
global.
- Dapat meningkatkan taraf
ekonomi suatu negara
- Mendapatkan lebih banyak
modal dan pengetahuan yang lebih baik
- Terciptanya pandangan yang
lebih terbuka di segala aspek kehidupan
Sedangkan pengaruh negative yang akan timbul karena globalisasi adalah sebagai berikut :
- Meningkatnya tingkat
konsumtif masyarakat
- Tidak tersaringnya kebebasan
informasi
- Berkurangnya nilai budaya
lokal
- Mengganggu Sektor industri
- Kacaunya neraca pembayaran
- Mempersulit sektor ekonomi
jangka panjang
Berikut ini beberapa ciri yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia.
- Semakin sering beroperasinya
kapal-kapal tanker yang mendistribusi barang antar negara.
- Makin sempitnya ruang dan
waktu yang ditandai oleh pesawat telepon, satelit dan internet.
- Ketergantungan pasar dan
produksi ekonomi di berbagai negara dunia, bertambahnya pengaruh
perusahaan multinasional dan organisasi semacam World Trade Organization
(WTO).
- Bertambahnya intensitas
interaksi kultural ditandai berkembangnya media massa.
- Melonjaknya problema
universal, contohnya masalah lingkungan hidup, krisis multinasional,
inflasi dan lain-lain.
Dalam persaingan di era globalisasi, menuntut produk yang dapat menunjukkan kualitas dan kreasinya. Oleh karena itu para pelaku pasar industri diharapkan mau dan mampu belajar memperluas pengetahuan serta berpikiran terbuka dengan tidak melupakan jati diri sebagai bangsa Indonesia. Mari coba kita lihat bentuk nyata globalisasi ekonomi di Indonesia adalah mulainya CAFTA (China Asia Free Trade Assosiation) beroperasi dimana diberlakukan impor komoditas China. Ditambah lagi berlakunya perjanjian penghapusan tarif impor, disitu dapat kita rasakan betapa pasar saat ini yang dibanjiri oleh produk China. Namun jika kita sadar sebenarnya Indonesia harus bisa belajar dari China. Mereka yang sangat pandai meniru produk dan membuatnya labih baik daripada yang ditiru merupakan kunci keberhasilan China selama ini.
Tak perlu menyalahkan siapapun atas ketidakdigdayaan Indonesia dalam menghadapi pasar global saat ini. Yang diperlukan adalah bagaimana cara kita untuk segera menyadari dan berubah menjadi lebih baik lagi. Jadikan anggapan masyarakat dunia bahawa orang Indonesia kaya akan inovasi, kreasi dan mau bekerja keras serta pantang menyerah bahwa itu semua benar.
http://obrolanekonomi.blogspot.com/2013/11/dampak-globalisasi-terhadap-ekonomi.html